Gelombang sinus
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
| Artikel ini membutuhkan lebih banyak catatan kaki untuk pemastian. Silakan bantu memperbaiki artikel ini dengan menambahkan catatan kaki dari sumber yang terpercaya. |
Grafik fungsi sinus dan kosinus berbentuk sinusoid dengan fase yang berbeda
- A, amplitudo, adalah puncak simpangan fungsi dari posisi tengahnya,
- ω, frekuensi sudut, menunjukkan berapa banyak gerak bolak-balik yang terjadi dalam satu satuan waktu, dalam radian per detik,
- φ, fase, menunjukkan dimana posisi awal gerakan ketika t=0,
- Jika fase tidak bernilai nol, seluruh gelombang akan nampak bergeser menurut sumbu X (sumbu waktu) sebesar φ/ω detik. Nilai negatif pada fase menunjukkan jeda, sedang nilai positif menunjukkan gelombang "berangkat lebih awal".
Daftar isi |
Bentuk Umum
Secara umum, fungsi ini dapat memiliki:- dimensi ruang, x (posisi), dengan frekuensi k (juga disebut nomor gelombang)
- titik tengah amplitudo tidak bernilai nol, D (disebut bias DC)
Persamaan ini menggambarkan gelombang sinus dalam satu dimensi, yaitu persamaan di atas menggambarkan amplitudo gelombang pada posisi x ketika waktu t dalam satu garis saja. Contohnya gelombang pada seutas tali yang digoyang-goyangkan[1].
Untuk gelombang yang lebih rumit, seperti gelombang air yang terbentuk dari batu yang dilempar kedalam kolam, maka diperlukan rumus yang lebih rumit pula[2].
Contoh kejadian
Gelombang ini sering muncul sehari-hari, misalnya gelombang laut, gelombang suara, dan gelombang cahaya.Gelombang kosinus merupakan gelombang "sinusoid" karena
Telinga manusia dapat menangkap gelombang sinus dari udara sebagai suara yang jernih karena hanya memiliki frekuensi tunggal tanpa harmonik; beberapa suara yang mendekati gelombang sinus sempurna adalah siulan, gelas kristal yang dibunyikan dengan menggesekkan ujung jari pada bibir gelas, dan suara yang dihasilkan garpu tala[4].
Gelombang suara yang terdiri dari beberapa sinyal sinus akan tertangkap telinga sebagai bunyi "berisik" atau memiliki harmonik tertentu; dikatakan suara tersebut memiliki "warna" (timbre).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar