Usia anak sedunia yang sekolah lebih banyak daripada yang tidak sekolah. Anak- anak tentu sekolah tidak hanya satu jenis pelajaran saja tapi banyak seperti di TK, SD, SLTP, SLTA, PTS1, PTS2, PTS3, PROF, dan banyak lagi kegiatan-kegiatan yang tidak saya sebutkan disini. yang jelas mereka belajar macam-macam seperti sarana Teknologi. Sarana ini dibuat untuk memudahkan suatu pekerjaan yang banyak dibuat oleh siswa-siswa kita dalam menempuh ujiannya bisa lulus dengan nilai sangat baik (A). Guru bangga mempunyai siswa bisa membuat alat komunikasi dengan menggunakan jaringan yaitu internet dan yang lain-lainya. Guru bangga siswanya mempunyai prestasi yang sangat cemerlang. Guru bangga siswanya bisa jadi presiden, mentri, gubernur, dan apa sajalah yang penting baik-baik. Namun kena apa akhir-akhir ini guru sibuk dari apa yang diajarkan sama muridnya. Yaitu "Teknologi". ........?
Dulu guru yang mengajar teknologi sehingga semuanya jadi mudah dikerjakan. Sekarang guru harus bangga, jangan merasa risau kalau siswanya dapat nilai sangat baik (A), jangan dicurigai yang negatif. Siswa dulu sangat berbeda dengan siswa sekarang. Dulu tak ada teknologi nilai terbaik siswa do re mi fa (1, 2, 3, 4) bisa jadi guru, bupati, dokter, dan sebagainya. Guru sekarang harus tidak malu mau belajar teknologi dengan mantan siswanya, apalagi merasa tidak nyaman dengan teknologi itu sendiri, sampai membuat peraturan tidak boleh menggunakan teknologi, dan banyak lagi. Secara dewasa saya berpendapat "guru harus bisa menguasai teknologi" kalau masih mau jadi guru. Kalau kagak anda dipermalukan oleh siswamu sendiri. Belajarlah, isilah, tulislah, gunakanlah, tehnologi itu untuk kemudahan siswamu sendiri. Belajar .......
Dulu guru yang mengajar teknologi sehingga semuanya jadi mudah dikerjakan. Sekarang guru harus bangga, jangan merasa risau kalau siswanya dapat nilai sangat baik (A), jangan dicurigai yang negatif. Siswa dulu sangat berbeda dengan siswa sekarang. Dulu tak ada teknologi nilai terbaik siswa do re mi fa (1, 2, 3, 4) bisa jadi guru, bupati, dokter, dan sebagainya. Guru sekarang harus tidak malu mau belajar teknologi dengan mantan siswanya, apalagi merasa tidak nyaman dengan teknologi itu sendiri, sampai membuat peraturan tidak boleh menggunakan teknologi, dan banyak lagi. Secara dewasa saya berpendapat "guru harus bisa menguasai teknologi" kalau masih mau jadi guru. Kalau kagak anda dipermalukan oleh siswamu sendiri. Belajarlah, isilah, tulislah, gunakanlah, tehnologi itu untuk kemudahan siswamu sendiri. Belajar .......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar