Senin, 07 Januari 2013

ANAK KITA

Anakmu milikmu. Mereka adalah titipan sang hidup dengan segala jiwa dan raganya. Dititipkan untuk dikasihi dan disayangi, supaya jiwa tak terlepas dari raganya. Jiwa diberikan ilmu pengetahuan dan raganya diberi pakaian dan segala kebutuan hidupnya di dunia ini. Dihormati, dihargai, dirawat, dilindungi, diberi jika membutuhkan, membesarkan hatinya, memberikan semangat, diberikan contoh bagaimana cara menyelesaikan masalah, sehingga kelak dewasa jadi orang yang bahagia di dunia dan akhirat. Kami hanya bisa memberi tak bisa meminta ataupun memohon, hanya belah kasian anak yang solehlah kita bisa diberi, dan kebermanfaatan kasih sayang terhadap anak yang solehlah yang nantinya akan membawa orang tua masuk sorga. Kita mengucapkan terimakasih dengan dada lega bahagia. Jika diambil kembali oleh Tuhan kita lega tugas kita sudah selesai. Dan ternyata semua ini bukan milik kita tetapi titipan Tuhan yang berhak dan mewajibkan kepada kita supaya kita beramal dengan ihlas dan itu merupakan bentuk ujian yang Tuhan berikan kepada kita (mengabdi). Tuhan tidak beranak dan juga tidak diperanakkan namun Tuhan menciptakan makhluknya dengan proses melalui kedua orang tua anak yang sedang melaksanakan perintahNya yaitu menikah bukan kawin sembarangan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar