Pengertian "Belajar" hampir sama dengan pengertian "Ahlak". Ahlak adalah perbuatan yang diulang-ulang sehingga terbiasa(hafal). Belajar adalah menyatukan faktor kognitif (hafalan), motorik (praktik), dan afektif (menyenangkan) pada setiap kegiatan yang ada pada pribadi seseorang.
Belajar ada pada pribadi Rosululloh yang tertulis dalam Al-Quran. Diumur empat puluan hampir semua orang mengalami perubahan jiwa yang hampir sempurna karena banyak pengalaman yang dialami. Pengalaman-pengalaman itu dijadikan dasar untuk mendekatkan diri kepada siapa kita harus memohon supaya tenang dari kegelisahan. Muhammad berkholwat (menyendiri) di gua hirok dengan membawa bekal secukupnya, memikirkan ummatnya yang tidak percaya atas diri Muhammad. Ketika dimalam hari Alloh SWT mengutus Malaikat Jibril untuk menyampaikan wahyu yang pertama. Jibril berkata "Ikrok(bacalah)", Muhammad menjawab ma ana bikoriin(saya tidak bisa membaca), lalu Jibril merangkulnya. Bacaan ini diulang sampai tiga kali, begitu muhammad sudah bisa membaca, maka Jibril meneruskan "Ikrok bismirobbikalladi kholak(bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu)". "Bil kolam(dengan alam/pena). "Dalikal kitabula roibafih, hudallilmuttakin(kitab itu berfungsi sebagai petunjuk bagi orang yang takut salah)".
Yang demikian ini kita dapat simpulkan bahwa belajar itu hendaknya (a) memohon(menyampaikan niatnya) kepada Alloh SWT, (b) membaca, (c) menulis apa saja yang ada di alam semesta, (d) butuh literatur kitab(buku), (e) dakwah(disampaikan ke orang banyak), (f) sabar, (g) dana, (h) ikhlas, (i) dirangkul(penuh kasih sayang). Demikian sekelumit fikiran saya mohon maaf kalau ada salahnya. Semoga kita semua diberi berkah dari Alloh SWT, amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar