Kalau kita coba merenungkan kata "ahli" sering kita jumpai hanya cuma kata-kata doang yang tak ada gunanya. Memang tidak semuanya begitu, karena hampir semua orang mau bekerja tapi tak mau mencari ilmunya terlebih dahulu, kerja dulu setelah itu menyesuaikan. Proses penyesuaian itu akan jadi masalah besar untuk sebuah organisasi dalam menjalankan tugasnya. Segala perbuatan kalau tidak ada ilmunya akan segera menampakkan kehancuran disegala sendi. Agama Islam sudah dari dahulu mewajibkan bagi laki-laki maupun perempuan mencari ilmu setinggi-tingginya. Ilmu bisa dicari dengan 1) adanya kemauan (niat) atau keinginan untuk mendapatkan seperti figurnya, 2) cerdas, 3. ada dana, 4. ada guru, 5. memerlukan waktu yang lama, dan 6. sabar. Dan sering memilih tenaga kerja yang bukan ahlinya, hanya karena keluarga, teman dekat, hutang budi, dan sebagainya. Dengan demikianlah sehingga pekerjaan disegala bidang mengalami kegoncangan, dengan bukti para pejabat banyak dipenjarakan. Dan itu merupakan kesalahan bersama, sehingga tidak bisa dirasakan kalau itu salah ataukah benar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar