Minggu, 29 Maret 2015

TUGAS

         Masyarakat bisa hidup dengan damai ketika bisa menggunakan akal dan pikiran. Didalam masyarakat akan dibagi tugas-tugas dan fungsi maka terbentuklah 'organisasi'. Buatlah struktur organisasi. Didalam organisasi sudah tentu akan diawali dengan, 1.Membuat program kerja (kalender, silabus, program tahunan, program semester, program harian, rencana pelaksanaan kerja, alat dan bahan kerja berupa buku atau modul petunjuk teknis), 2. Melaksanakan program di kelas atau diluar kelas, 3. Membuat soal evaluasi apakah tercapai apa belum, 4. Menerapkan soal kepada yang bersangkutan, 5. Menganalisis atau mengoreksi soal, 6. Mengadakan remidial atau pengayaan. Dari tupoksi satu sampai enam ini akan berlangsung secara berulang-ulang sampai sukses dengan sangat memuaskan.
         Kadang-kadang di dalam organisasi kita juga mengalami kegagalan, itu disebabkan karena 1. Kerja tidak profesional (serabutan) akhirnya terasa berat, capek, mengeluh atau tidak ihlas, 2. Didalam hati ada terasa tidak puas karena tidak sesuai dengan diri sendiri dan senantiasa bersuara keras kesana kemari akhirnya kurang percaya diri serta orang lain, 3. Tidak ada 'samikna waatokna' mendengar dan mentaati sesama teman kerja, 4. Ada rasa kebosanan dalam kerja, 5. Finansialnya dari setiap pihak kurang mungkin juga tidak ada, atau terlambat setelah muncul masalah baru. Dan lain-lain yang tak terduga disetiap saat ada yang saling pengaruh mempengaruhi (berkepentingan/Politik).
         Lima masalah ini memang sudah jadi makanan empuk setiap hari sehingga membudaya dan tidak ada yang menindak secara langsung. Tindakan bukan berarti menghakimi saja tapi juga menyantuni, menyayangi, mencarikan jalan bagaimana supaya tidak terjadi lagi (setrategi) dan rahasia tidak saling takut mentakuti, tapi saling maaf dan memaafkan. Bukan saling bunuh. Di bumi inilah tempat manusia beribadah. Membunuh bukan ibadah, yang bisa mengobati itulah yang ibadah walaupun sangat berat. Seberat-beratnya masalah kalau masih diberi kesempatan orag lain bisa memberi terapi dengan ihlas itulah ibadah. Dan orang tersebut bisa mengubah jalan hidupnya sendiri dan kembali.
         Masalah terus mengalir dikehidupan ini, kalau boleh diibaratkan seperti 'air  yang selalu mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah' ketika ada yang menghadang jalannya air itu maka air itu tentu akan mengalir kemana-mana (banjir). Ada cara supaya tidak banjir yaitu; 1. Air jangan dihalangi (buat tanggul sungai), 2. Jika air membludak masuk didaratan rendah seperti yang tidak diharapkan maka siapkan mesin penyedot di setiap titik banjir. 3. Siapkan tenaga irigasi secara profesional, 4. Sosialisasi sadarkanlah bahwa ini untuk kepentingan bersama dalam waktu yang sangat lama, jangan sampai terlambat sebelum masalah itu datang yang lebih besar lagi. Berkorbanlah untuk masa depan sebelum di masa depan yang penuh masalah di kemudian hari nanti.
          Semua ini perlu rencana jangka panjang yang dibuat bersama-sama dan jangan sampai terputus oleh kepentingan politik yang mementingkan pribadi atau golongan. Kalau boleh osol, buatlah / tetapkan pemimpin dengan kepemimpinan jangka panjang pula, seperti Bulan mengelilingi Bumi dan keduanya juga terus berputar mengelilingi Matahari, semuanya tidak pernah tabrakan.
           Inilah tugas kita hidup di alam ini.
           Barokallohuliwalakum!
        

Tidak ada komentar:

Posting Komentar