Minggu, 23 September 2012

HIDUP SEDERHANA

Indonesia diapit dua benua yang kekayaanya ada di darat dan di laut serta tempat yang strategis untuk persinggahan hidup damai dan sentosa sehingga tak heran tempat ini selalu diincar banyak orang baik dengan kekerasan maupun dengan cara yang halus. Hilangkan kecemburuan dekatkan hidup harmonis dengan penuh kesederhanaan. Segala yang sulit dapat diselesaikan dengan sederhana bukan malah tambah ruwet. Keruwetan kadangkala ada sampai-sampai kehilangan kendali, namun keruwetan itu dapat dihalau dengan sederhana. Kesederhanaan itu mahal harganya, karena tidak semua orang memahami arti kesederhanaan, sehingga cendrung untuk berbuat membuat masalah baru dengan alasan supaya ada pekerjaan baru yang harus di selesaikan dengan cara yang sederhana. Kesederhanaan hanya bisa dimiliki oleh orang yang sabar tak perna putus asa dalam perolehan ilmu pengetahuan yang selalu diberkahi oleh sang penguasa alam. Sehingga kita dapat bertahan hidup yang semestinya kita harus membawa bekal ketika kita ada di akhirat nanti. Memang umur manusia kurang lebih 63 tahun sedangkan umur bumi tidak ada yang tahu. karena itulah kita harus menunggu diterminal akhirat yaitu di kuburan. Kuburan tidak ada lampu hanya amal dan perbuatannyalah ketika di bumilah kita akan diterangi. Kepada siapakah kita akan kembali? hannya Tuhan Alloh yang esalah, yang tak beranaklah, dan tidak diperanakkanlah kita semua akan kembali. Akhirnya ya Alloh cukupkanlah bekal kami ketika ada di alam kuburan sampai alam akhirat nanti. Dan beri kekuatan kami ketika kami dimitai tanggungjawab atas segala kesalahan kami, karena kami orang yang lemah. Dan Engkaulah yang maha segala-galanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar