Besaran berasal dari kata besar diberi akhiran an yang berarti perbandingan dari benda yang satu dengan benda yang lain, yang ukuran maupun bentuknyalah sehingga muncul ucapan ada yang besar dan ada yang kecil dan nilainya jelas, serta lebih jelas lagi kalau nama alat untuk menilai (mengukur) benda itu ditentukan dulu. Contoh: mistar, jangka sorong, mikro meter sekerup, timbangan, termometer, AVO meter, dan lain-lainnya. Kalau yang diukur berat benda maka hasil atau nilainya adalah sekian kilo gram. Kalau yang diukur panjang tali maka hasilnya atau nilainya pasti sekian meter. Kalau yang diukur itu suhu maka hasi pengukurannya juga pasti derajad kelvin, celsiu, reamor, fahrenhait dan sebagainya.
Lantas apa satuan? Satuan yaitu menentukan satu alat ukur yang akan digunakan untuk mengukur benda. Ingat alat ukur tidak boleh ganti-ganti, harus satu alat ukur saja. Setiap benda di alam semesta ini (padat, cair, dan gas) bisa diukur. hanya satu yang tidak dapat diukur oleh siapapun, yaitu Tuhan Alloh SWT. Jadi Tuhan Alloh SWT bukan benda.
Lantas apa satuan? Satuan yaitu menentukan satu alat ukur yang akan digunakan untuk mengukur benda. Ingat alat ukur tidak boleh ganti-ganti, harus satu alat ukur saja. Setiap benda di alam semesta ini (padat, cair, dan gas) bisa diukur. hanya satu yang tidak dapat diukur oleh siapapun, yaitu Tuhan Alloh SWT. Jadi Tuhan Alloh SWT bukan benda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar